jump to navigation

Aku Seorang Pedagang Cakue April 20, 2008

Posted by aawidi in Orangendonesia. trackback

Karna sekarang segalanya terasa mahal, maka akupun ikut menaikan harga 1 lembar cakueku…sekarang menjadi enam ratus rupiah.

“ikut berteduh mang….” calon pelangganku datang
“silahkan de…” kebetulan calon pelangganku lebih muda dariku
“berapa satunya mang”
“enam ratus de…”
hening…

“ya udah…empat biji aja ya pak….”
hening….

“mahal juga ya pak…..”
hening lagi….satu persatu aku kembalikan lagi cakuenya ke pajangan….kayaknya ni anak nggak jadi beli…

“loh pak kenapa dikembalikan lagi” si anak muda protes
“oh jadi toh..” lirih aku
“yah pak…cuma enam ratus gitu, saya kasih tau ya pak….saya bisa saja beli semua cakue yang ada di sini, saya juga ngesel beli disini, pak…bapak itu kalo jadi seorang penjual harus ramah dan murah senyum….bukan kayak gini” akan muda itu ngomel-ngomel

Banyak orangendonesia yang menjadi pejual, tapi belum bisa “menjual”…..
silahkan untuk direnungi bersama…

Comments»

no comments yet - be the first?